Langkah-langkah :
1.apt-get install bind9
2.nano /etc/bind/named.conf (untuk mendaftarkan hostname dan ip[dihitung dari belakang]). tambahkan pada baris terakhir :
zone “smkn1.sch.id” {
type master;
file “/etc/bind/db.forward”;
};
zone “10.168.192.in-addr.arpa” {
type master;
file “/etc/bind/db.reverse”;
};
Ctrl x--- y --- enter
3. cp /etc/bind/db.255 /etc/bind/db.reverse
cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.forward
4. nano /etc/bind/db.forward, ubah
;
IN MX 10 * mail.smkn1.sch.id.
www IN A* 192.168.10.1
mail IN A 192.168.10.1
NB :
pada bagian paling atas ubah Bind data file for………menjadi Bind data file for (Nama Hostname) [Bind data file for smkn1dps.sch.id.]
*) Untuk forward ganti semua localhost menjadi nama domain
mail xchanger (MX 10) untuk mail server sehingga selalu diikuti alamat mail.namadomain.
*) A menandai address sehingga dibelakangnya selalu diikuti IP
db = database
5. nano /etc/bind/db.reverse, tambahkan
;
@ IN NS 192.168.1.1
1 IN PTR www.smkn1.sch.id.
1 IN PTR mail.smkn1.sch.id.
NB :
Pengecualian untuk reverse. Localhost terakhir diganti dengan alamat IP
Kenapa harus 1 ? karena ip yang kita gunakan 192.168.10.1 seandainya menggunakan 192.168.10.100 maka 1 diganti 100
PTR adalah istilah yang digunakan saat melakukan ping sehingga dapat menampilkan reply for …………………
6.restart bind9,
/etc/init.d/bind9 restart
DHCP SERVER
1.Install dengan perintah apt-get install dhcp3-server
2.Kemudian edit dhcpd.conf dengan perintah
vim /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Cari kalimat berikut ini :
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.10.3 192.168.10.20;
option domain-name-servers 192.168.10.1;
option domain-name "smkn1.sch.id";
#option routers 192.168.10.2;*
option broadcast-address 192.168.10.255;
default-lease-time 24400;
max-lease-time 48800;
}
NB :
*) karena kita disini tidak menggunakan router maka routernya bisa di disable kan saja.
ket : untuk hal-hal yang dirasa gak berkepentingan atau gak dipakai kasih tanda pagar (#)
3.Setelah itu restart dengan perintah
/etc/init.d/dhcp3-server restart
jika tidak ada masalah berarti dhcp telah berhasil
WEB SERVER
Langkah-langkah :
1.apt-get install apache2—Y
2.buat pengganti file index awal, nano /var/www/index.html
UJI KOMPETENSI
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
TAHUN 2010
NAMA PESERTA : A. A. G. HENDRA ADI KUSUMA
NO PESERTA : 01.001.512.9
3.nano /etc/apache2/sites-enabled/000-default, redirectmatch dipagarkan (#).
4.selanjutnya restart apache2 dengan menggunakan perintah
/etc/init.d/apache2 restart
5.untuk mengetes web server yang telah dibuat gunakan perintah
6.w3m www.smkn1.sch.id
MAIL SERVER
1.Pertama remove terlebih dahulu exim4-base yang berfungsi sama seperti squirrelmail. Ketik perintah :
Apt-get remove --purge exim4-base
2.Selanjutnya install squirrelmail
apt-get install postfix courier-pop courier-imap squirrelmail
No Ok Internet Site
Selanjutnya pada mail name apabila terdapat tambahan server.smkn1.sch.id hapus server. Karena cukup diisikan dengan nama domain kita saja. Umumnya hal ini akan berfungsi pada pengalamatan mail untuk user seperti saras@smkn1.sch.id
3.Selanujutnya konfigurasi web server dengan menggunakan perintah
nano /etc/postfix/main.cf
4.Edit script menjadi :
hostname = debian.net
mydestination = mail.debian.net, debian.net, localhost.net, localhost, relayhost =
mynetworks = 127.0.0.0/8 192.168.10.0/24 *)
home_mailbox = Maildir/
inet_interfaces = all
NB :
- hapus terlebih dahulu mailbox ; portcal $ex......
- Selanjutnya tambahkan alamat ip pada tempat yang telah diberi tanda *)
5./etc/squirrelmail/conf.pl mengatur squirrelmail dengan interface yang lebih mudah... Inget tidak ada perintah Nano di depannya.
6.tambahkan domain ketik 21 masukan nama domain (smkn1.sch.id.) kemudian save lalu quit
7.Perintah selanjutnya adalah mengcopy konfigurasi apache yang terdapat di squirrelmail ke apache. Sehingga nantinya perintah nya bisa di load dari file squirrrelmail.
cp /etc/squirrelmail/apache.conf /etc/apache2/conf.d/squirrelmail.conf
8.Setelah di copy, masuk ke directory squirrelmail.conf dengan mengetikkan perintah:
9.vim /etc/apache2/conf.d/squirrelmail.conf
10.Cari script (dibaris pertama) : Alias /squirrelmail /usr/share/squirrelmail Lalu edit menjadi : Alias /webmail /usr/share/squirrelmail
11.Setelah itu, keluar dari squirrelmail.conf dengan menekan shift q dan wq
12.Setelah itu, kita buat folder untuk meletakkan file-file mail di etc/skel dengan mengetikkan perintah : maildirmake /etc/skel/Maildir (Jangan sampai salah membuat Maildirnya, huruf M di awal Maildir harus M besar)
Selanjutnya tambahkan udduser dengan perintah adduser admin
13.Untuk bisa kembali di load gunakan perintah
nano /etc/apache2/apache2.conf
14.tambahkan pada baris terkahir
Include /etc/squirrelmail/apache.conf Lalu di save
15.Lalu, kita restart postfix dengan mengetikkan perintah :
/etc/init.d/postfix restart
16.Selanjutnya restart apache
/etc/init.d/apache2 restart
17.Untuk mengetes nya bisa menggunakan perintah
w3m smkn1dps.sch.id
Untuk keluar dari sini gunkan Ctrl+z
PROXY
1.Install Proxy dengan perintah
apt-get install squid
2.Kemudian tambahkan scipt pada perintah berikut : nano /etc/squid/squid.conf
3.ctrl w, cari “insert your own”, tambahkan:
acl* blocksitus url_regex -i “/etc/squid/blocksitus”
http_access deny blocksitus
acl lan src* 192.168.10.0/24
http_access allow lan
http_access allow all
*)src = source, sehingga situs apapun yang diakses bisa di load dari server
sedangkan alamat yang di deny akan di block
4.ctrl w, cari “insert your own http_port 3128”, tambahkan:
http_port 3128 transparent
5.Selanjutnya tambahkan situs-situ yang akan di block dengan menggunakan perintah
nano /etc/squid/blocksitus
kemudian tambahkan situ-situ yang akan di block
www.facebook.com
www.twitter.com
www.kskus.us
dlll
6.Selanju tnya restart squid
/etc.init.d/squid restart
7.Untuk di client setting pada webbrowser dengan menggunakan
Tool Internet Options connections Lan Setting tambahkan ip address dan port proxy ( 3128)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar